Judul utama artikel diketik dengan ukuran huruf 14 pt dan seluruhnya dicetak tebal (Bold).
Nama penulis ditulis tanpa gelar akademik, diikuti dengan nama afiliasi/universitas, dan alamat email.
Abstrak dan Kata Kunci (Keywords)
Abstrak ditulis hanya dalam satu paragraf, dicetak miring (Italic), dengan panjang maksimal 150-200 kata.
Teks abstrak menggunakan ukuran huruf 10 pt dengan jarak 1 spasi (1 line-spacing), dan tidak ditambahkan spasi sebelum dan/atau sesudah paragraf.
Isi abstrak harus mencakup: (1) pertanyaan utama dan latar belakang masalah; (2) posisi penelitian; (3) bagaimana pertanyaan tersebut dibahas dalam makalah; dan (4) hasil utama dari pembahasan.
Menyediakan abstrak versi terjemahan dalam Bahasa Indonesia sangat diapresiasi, dan dalam praktiknya abstrak disajikan dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia.
Kata kunci terdiri dari 3-5 konsep yang spesifik.
Format Teks Utama
Teks utama diketik menggunakan ukuran huruf 12 pt dengan jarak baris 1.5, tanpa spasi tambahan sebelum dan/atau sesudah paragraf.
Kata asing (non-Indonesia) wajib dicetak miring (Italic).
Sistematika Penulisan
Bagian utama naskah harus dicetak tebal (Bold) menggunakan format penomoran alfabet (A, B, C, dst.).
Berdasarkan kelaziman artikel, sistematika terdiri dari: A. Pendahuluan, B. Kerangka Konseptual dan Metode Intervensi, C. Hasil dan Pembahasan, dan D. Kesimpulan.
Jika terdapat sub-bagian, judul sub-bagian diketik dengan huruf tebal-miring (bold-italic) dan menggunakan gaya penomoran angka (1, 2, 3). Dapat pula diturunkan lagi menggunakan huruf kecil (a, b, c).
Penjelasan ditulis dalam paragraf naratif; penggunaan format daftar menurun (listing style) sangat tidak disarankan.
Tabel dan Gambar
Gambar atau ilustrasi yang disertakan harus beresolusi tinggi.
Penamaan gambar dan tabel menggunakan penomoran, seperti "Gambar 1. Hasil Assesment..." atau "Tabel 1. Identifikasi Klien".
Teks di dalam tabel menggunakan ukuran huruf 10 pt dengan 1 spasi, tanpa spasi tambahan sebelum/sesudah paragraf.
Kutipan dan Daftar Pustaka
Kutipan menggunakan sistem catatan kaki (footnote) dengan gaya Al-Jami'ah. Nomor referensi diletakkan setelah tanda baca.
Daftar Pustaka diurutkan secara alfabetis berdasarkan nama belakang penulis.
Pada Daftar Pustaka, referensi dikategorikan berdasarkan jenis sumbernya, seperti "Peraturan Perundang-Undangan", "Buku", dan "Internet".